KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penanganan  Dermaga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, yang mengalami kerusakan berat hingga saat ini masih belum dapat dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan masih menunggu kepastian dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Seruyan, Ahmad Nasruddin mengatakan pihaknya kembali mengusulkan penanganan Dermaga Kuala Pembuang kepada kementerian terkait.

Pengusulan kembali dilakukan setelah adanya perubahan nomenklatur kewenangan, dari sebelumnya berada pada lingkup perhubungan darat menjadi perhubungan laut.

“Kami usulkan lagi. Mudah-mudahan anggarannya sesuai dengan porsinya. Kalau anggarannya cukup, insyaallah mereka bantu,” katanya di Kuala Pembuang, Rabu, 7 Oktober 2026.

Penanganan Dermaga Kuala Pembuang sebelumnya sempat masuk dalam rencana anggaran dengan nilai sekitar Rp17 miliar. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena masih terdapat sejumlah kendala nonteknis.

Kepastian status kepemilikan lahan menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum pemerintah pusat merealisasikan pembangunan maupun penanganan dermaga.

Pasalnya, terdapat pihak yang mengajukan keberatan dengan mengklaim adanya hak ahli waris atas lahan yang berada di kawasan tersebut.

Perbaikan dermaga dinilai penting untuk mendukung aktivitas transportasi dan konektivitas masyarakat di Kuala Pembuang baik untuk sarana bongkar muat maupun angkutan sungai. (FAHRUL/R)