BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong memberhentikan sementara sebagian kegiatan dari PT Berkala Maju Bersama (BMB) estate Kurun dan Manuhing.
Jaya menyerahkan SK Bupati penghentian sementara sebagian kegiatan PT BMB tersebut langsung kepada pihak manajemen PT BMB estate Kurun dan Manuhing bersama pihak kejaksaan, Polres setempat dan pihak terkait lainnya, Kamis, 8 Oktober 2026.
"Kami pemkab Gunung Mas bersama pihak kejaksaan, Polres, dan tim investasi Kabupaten Gunung Mas menyerahkan secara langsung SK penghentian sementara sebagian kegiatan PT BMB estate Kurun dan Manuhing. Hal ini tindak lanjut dari hasil rapat yang telah dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026 lalu," kata Jaya, Kamis, 8 Oktober 2026.
Penghentian sementara tersebut kata Jaya lantaran PT BMB belum menyelesaikan kewajibannya salah satunya terkait pengurusan pemisahan Hak Guna Usaha (HGU) kebun inti dan kebun plasma.
Dirinya menjelaskan bahwa SK penghentikan sementara tersebut berlaku selama enam bulan sampai PT BMB estate Kurun dan Manuhing memenuhi kewajiban-kewajibannya.
"Jika mereka tidak menaati kewajibannya seperti yang tertuang dalam SK, maka ijin usaha PT BMB estate Kurun dan Manuhing bias dicabut," tegas Jaya.
Salah satu kegiatan PT BMB yang tidak boleh dilakukan sementara yakni menjual tanam buah kelapa sawit segar dan lainnya yang sudah tertuang dalam SK Bupati Gunung Mas.
Jaya menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan rapat korodinasi dengan pihak PT BMB estate Kurun dan Manuhing, sayangnya kewajiban yang dimaksud tidak kunjung diselesaikan.
Sehingga Bupati turun langsung menandatangani SK penghentian sementara sebagain kegiatan operasional PT BMB estate Kurun dan Manuhing.
Sementara itu, HGA PT BMB regional Kurun Harun mengucapkan permintaan maaf kepada Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, kepada petani dan pihak lainnya.
"Kami optimis bisa memenuhi kewajiban sesuai dengan apa yang telah disepakati dan sesuai aturan yang berlaku, sekali lagi kami mohon maaf. Ke depan, semoga apa yang menjadi kekurangan, bisa kami lakukan perbaikan," ucapnya. (RISKA YULYANA/j)









