JAKARTA –

BORNEONEWS, Sukamara – Sejumlah dusun di Kabupaten Sukamara masih belum menikmati aliran listrik dan kini masuk dalam rencana percepatan pembangunan jaringan baru PLN.

Wilayah tersebut antara lain Dusun Sarang di Desa Petarikan, Dusun Malatup di Desa Nibung Terjun, serta Dusun Teruntum di Desa Sungai Pasir.

Bupati Sukamara Masduki mengatakan kebutuhan listrik di wilayah tersebut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam sejumlah audiensi.

“Karena itu kami berkoordinasi dengan Manajer ULP PLN Sukamara untuk percepatan pemasangan jaringan baru maupun penambahan daya,” katanya di Sukamara, Jumat, 9 Oktober 2026.

Pemkab Sukamara juga berencana berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kalimantan Tengah agar pembangunan jaringan dan perangkat pendukung bisa dipercepat.

Menurut Masduki, listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehingga pemerataan layanan perlu menjangkau seluruh desa dan dusun.

“Listrik ini sangat diperlukan dan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kami akan terus mendorong agar seluruh dusun maupun desa di Sukamara dapat teraliri listrik,” ujarnya.

Namun pembangunan jaringan masih menghadapi kendala di lapangan.

Sejumlah jalur yang akan dilewati tiang dan jaringan listrik berada di kawasan perusahaan maupun lahan perkebunan milik warga sehingga membutuhkan izin dari pemilik atau pengelola lahan.

Pemkab Sukamara akan membantu proses koordinasi tersebut agar PLN dapat memasang jaringan sesuai ketentuan.

“Tanpa izin itu nantinya PLN akan mengalami kesulitan untuk memasang titik-titik tiang jaringan listrik menuju dusun-dusun sebab harus sesuai regulasi dan aturan dari PLN,” kata Masduki.

Selain listrik, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan jaringan telekomunikasi melalui menara BTS di sejumlah wilayah, termasuk Desa Petarikan dan Sukaraja.

Manajer PLN ULP Sukamara, Miftahur Rizki, mengatakan pembangunan jaringan akan dilakukan melalui Saluran Udara Tegangan Menengah maupun Saluran Udara Tegangan Rendah.

“Kami akan segera mengupayakan jaringan listrik ke beberapa dusun yang belum teraliri bisa segera terealisasi,” katanya.