PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, meminta pemerintah daerah untuk memperluas dan mempercepat pendistribusian masker serta suplemen kesehatan kepada masyarakat luas.

Langkah ini dinilai mendesak untuk meminimalisir dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

Sengkon menyampaikan bahwa paparan asap terus berlangsung dan belum membaik secara signifikan.

Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, sangat membutuhkan perlindungan agar tidak mudah jatuh sakit.

Masker yang layak dan suplemen peningkat daya tahan tubuh menjadi kebutuhan mendasar saat ini.

"Pemerintah harus bergerak lebih masif. Jangan sampai ada warga yang tidak terlindungi hanya karena belum terjangkau pendistribusiannya. Masker dan suplemen kesehatan harus sampai ke tangan masyarakat, termasuk yang tinggal di kawasan pedesaan," ujar Sengkon, Selasa 13 Oktober 2026.

Ia menekankan bahwa pencegahan melalui perlindungan diri jauh lebih hemat dan efektif dibandingkan pengobatan setelah warga jatuh sakit.

Oleh karena itu, pendistribusian tidak boleh hanya terpusat di pusat kota, tetapi harus menjangkau hingga ke tingkat desa dan kelurahan secara merata.

Sengkon juga meminta agar pendistribusian dilakukan secara transparan dan diketahui masyarakat luas.

Sosialisasi mengenai cara penggunaan masker yang benar serta pentingnya menjaga daya tahan tubuh juga harus disampaikan saat penyerahan bantuan tersebut.

"Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan hak perlindungannya. Jika masyarakat terlindungi dengan baik, beban pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit juga tidak akan semakin berat di tengah kondisi darurat seperti saat ini," jelasnya.

Sengkon berharap seluruh elemen masyarakat juga turut peduli dan saling berbagi.

"Jika ada tetangga yang belum mendapatkan masker, diharapkan saling membantu, karena menjaga kesehatan satu sama lain adalah tanggung jawab kita bersama di masa sulit ini," pungkasnya. (PATHUR/Y)