BORNEONEWS, Sampit – Bantuan peralatan pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini belum ada kepastian. Padahal, pemerintah daerah telah mengajukan permohonan bantuan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi perhatian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Imam Subekti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan surat permohonan bantuan yang ditandatangani langsung oleh Bupati Kotim.
“Jumat malam itu, waktu kunjungan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran ke Kotim. Setelah kegiatan selesai sekitar pukul 00.00 WIB, saya langsung menyiapkan surat. Sekitar pukul 23.30 WIB saya ke rumah Wakil Bupati untuk meminta tanda tangan karena memang harus ditandatangani langsung,” ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Surat tersebut disiapkan pada Jumat malam setelah kegiatan selesai. Imam bahkan mendatangi kediaman Wakil Bupati Kotim untuk meminta tanda tangan agar permohonan bantuan bisa segera disampaikan.
Bantuan yang dijanjikan oleh Gubernur Kalteng berupa bantuan alat pemadam kebakaran seperti selang, mesin air atau kebutuhan Kotim untuk penanganan karhutla.
"Setelah ditangani, surat itu kami sampaikan ke pihak Gubernur Kalteng," imbuhnya.
Namun, hingga saat ini BPBD Kotim masih belum menerima kabar lebih lanjut mengenai tindak lanjut permohonan tersebut, termasuk kepastian apakah bantuan peralatan pemadam kebakaran akan diberikan.
Imam berharap adanya dukungan dari pemerintah provinsi untuk memperkuat upaya penanganan karhutla di Kotim. Bantuan peralatan sangat dibutuhkan agar petugas di lapangan dapat lebih optimal dalam menghadapi kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca kering meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
BPBD Kotim pun masih menunggu informasi resmi dari Pemprov Kalteng terkait permohonan yang telah disampaikan tersebut. (DEVIANA/H)









