PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak perguruan tinggi dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan serta mendukung upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan Gubernur yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo saat pembukaan The 2nd Palangka Raya International Conference on Education (PRICE) 2026 di Swiss-Belhotel Palangka Raya.

Agustiar mengingatkan tantangan yang dihadapi Kalimantan Tengah dalam menghadapi risiko karhutla, terutama ketika fenomena El Niño dan kemarau panjang terjadi.

Menurutnya, kesadaran masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, serta dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Karena itu, Gubernur mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mendukung upaya yang memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi turut membentuk generasi muda berkarakter, memiliki integritas, dan mempunyai kepedulian sosial.

“(Harapannya) PRICE 2026 menghasilkan rekomendasi, inovasi, dan kerja sama yang dapat ditindaklanjuti, termasuk dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda Kalimantan Tengah,” sebut dia dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Gubernur turut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang kritik dan saran melalui layanan Lapor Pak Gubernur sebagai sarana menjaring aspirasi masyarakat, dengan menekankan bahwa pelayanan publik harus berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. (HERMAWAN DP/H)