BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Panggung Festival Seni Qasidah (FSQ) Ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Kuala Kapuas menjadi saksi ketangguhan bakat muda lokal. Perwakilan dari Kabupaten Kapuas sukses menyedot perhatian lewat penampilan luar biasa pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Ajang tahunan ini tidak sekadar menjadi wadah kompetisi, melainkan juga momentum berharga bagi generasi muda untuk mengekspresikan minat mereka dalam dunia seni musik Islami. Kehadiran para peserta muda ini sekaligus menegaskan komitmen daerah dalam menjaga kelestarian budaya bernuansa religi.
Dua sosok muda berbakat yang dipercaya membawa nama Kabupaten Kapuas adalah Ahmad Yasin dan Nurul Hafizah. Keduanya bertanding pada kategori anak-anak di cabang lomba yang berbeda namun tetap saling melengkapi.
Ahmad Yasin tampil percaya diri pada kategori Bintang Vokalis Pop Islami Putra. Di atas panggung, ia membawakan lagu bertajuk "Sholawat Cinta" dengan penghayatan mendalam.
Sementara itu, Nurul Hafizah bersaing di kategori Bintang Vokalis Qasidah Putri. Ia membawakan lagu bernuansa optimis berjudul "Cita-cita Mulia" yang sarat akan pesan edukatif.
Kedua peserta berhasil menunjukkan teknik vokal yang matang serta keberanian luar biasa saat berhadapan langsung dengan dewan juri dan penonton. Alunan nada dari tembang "Sholawat Cinta" menghadirkan nuansa kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah SAW. Di sisi lain, lagu "Cita-cita Mulia" menyampaikan pesan positif tentang pentingnya memupuk harapan dan masa depan yang cerah bagi generasi muda.
Keikutsertaan Ahmad Yasin dan Nurul Hafizah menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan seni vokal Islami di Kabupaten Kapuas. Lewat panggung FSQ ini, mereka tidak hanya mengasah bakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam membangun rasa percaya diri serta memperluas wawasan kebudayaan.
Lebih dari sekadar ajang unjuk kebolehan, FSQ XII Provinsi Kalteng juga berfungsi sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwilayah. Acara ini sekaligus menjadi pendorong utama agar seni qasidah dan musik Islami tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat modern.
Kehadiran dan keberhasilan penampilan kedua duta muda ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak muda lainnya di Kabupaten Kapuas untuk terus berkarya. Pemerintah daerah bersama masyarakat pun berkomitmen untuk terus mendukung lahirnya talenta-talenta berbakat yang siap mengharumkan nama daerah di bidang seni bernilai Islami. (SABRIANOOR/j)









