BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dr. Riza Syahputra, menekankan pentingnya penerapan higiene dan sanitasi bagi pengelola depot air minum isi ulang guna menjamin kualitas air yang aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Higiene Sanitasi bagi Penjamah Pangan Depot Air Minum untuk Pengelola dan Karyawan Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Mess Pemda Kuala Pembuang.
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan ini menjadi langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemilik serta operator depot air minum dalam menjaga kualitas air minum sesuai prinsip kesehatan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip higiene dan sanitasi, pengolahan air minum yang aman, serta pentingnya menjaga kebersihan peralatan dan lingkungan kerja untuk mencegah kontaminasi.
"Pengelola depot air minum memiliki tanggung jawab penting karena produk yang dihasilkan dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Karena itu, pemahaman terhadap risiko pencemaran dan langkah pencegahannya menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan air minum," kata Riza, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan berharap pelatihan ini dapat mendorong seluruh pengelola dan karyawan depot air minum agar semakin disiplin menerapkan standar higiene dan sanitasi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pencegahan penyakit yang ditularkan melalui air (waterborne diseases) serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Ke depan, Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap depot air minum untuk memastikan penerapan standar higiene dan sanitasi berjalan secara berkelanjutan. (FAHRUL/j)









