KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas, bersama para orangtua dan masyarakat sekitar mengikuti open house Sekolah Rakyat yang ada di wilayah setempat, Sabtu, 17 Oktober 2026.

"Kegiatan tersebut merupakan momen untuk memperkenalkan program Sekolah Rakyat, fasilitas pendidikan, serta perkembangan siswa kepada pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat," kata Sekda Gumas, Richard, Minggu, 18 Oktober 2026.

Dirinya juga mengatakan bahwa kegiatan open house tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam mengawal masa depan anak-anak.

Melalui program Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memperoleh akses pendidikan yang layak, bermutu, dan berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, sehat, dan berdaya saing.

Dalam sambutan tersebut, para siswa juga didorong untuk belajar dengan giat dan disiplin, meraih cita-cita, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya.

" Masa depan daerah turut ditentukan oleh kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak dini," ucapnya.

Kepada para guru dan pengelola sekolah, disampaikan pula harapan agar dapat menjalankan amanah dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan dedikasi. 

Sementara itu, orang tua diharapkan terus memberikan dukungan dan bekerja sama dengan pihak sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang serta pendidikan anak-anak

Dalam paparannya, Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Gunung Mas Ina Marita menjelaskan bahwa di sekolah tersebut ada 13 rombongan belajar yang terdiri dari enam rombongan belajar SD, lima rombongan belajar SMP, dan dua rombongan belajar SMA.

Dalam kesempatan tersebut, tamu undangan dipersilakan melihat secara langsung sejumlah fasilitas yang ada mulai dari ruang kelas yang terlihat nyaman, ruang makan bersama yang besar, laboratorium komputer, perpustakaan, gereja, asrama siswa dan fasilitas pendukung lainnya.

"Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama penyelesaian pembangunan fasilitas, pemenuhan kebutuhan air bersih, dan ketersediaan jaringan internet," jelas Ina.

Ina juga menyampaikan bahwa sejumlah siswa mulai menunjukkan perkembangan dan prestasi, termasuk seorang siswa yang berhasil meraih peringkat kedelapan dalam lomba bahasa Mandarin tingkat nasional.

Saat open house pun, siswa siswi Sekolah Rakyat Kabupaten Gunung Mas memamerkan bakat-bakat mereka mulai dari menari, karungut, karate, dan lainnya. (RISKA YULYANA/y)