PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Tata Ali Sumitra berharap bantuan 10 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan melalui aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Andina Teresia Narang mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus menekan risiko gagal panen akibat kekeringan.

Bantuan ini menjadi dukungan penting bagi petani, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang masih dirasakan di Kabupaten Pulang Pisau.

"Harapan kami dari Dinas Pertanian, dengan adanya bantuan alsintan yang diserahkan kepada masyarakat ini tentu bisa meningkatkan produktivitas padi para petani kita, sekaligus mempercepat pengolahan lahan untuk persiapan musim tanam berikutnya," ujar Tata.Senin sore, 19 Oktober 2026.

Sebanyak 10 unit alsintan yang disalurkan terdiri atas tujuh unit pompa air dan satu unit traktor roda 2 dan roda 4 untuk petani di Desa Tahai Jaya, serta masing-masing satu unit traktor roda empat untuk Desa Gadabung dan Desa Talio Hulu.

Tata menuturkan keberadaan traktor diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan, sementara bantuan pompa air memiliki peran penting dalam membantu petani memenuhi kebutuhan air, khususnya saat menghadapi musim kemarau.

"Sehubungan dengan musim kemarau yang sampai sekarang masih kita rasakan, bantuan pompa air ini tentu sangat membantu petani untuk segera mengolah lahannya," katanya.

Tata mengingatkan bahwa kondisi iklim pada musim tanam mendatang belum dapat dipastikan. Karena itu keberadaan pompa air juga menjadi langkah antisipasi apabila kemarau panjang kembali terjadi pada tahun berikutnya.

Manfaat pompa air tidak hanya untuk persiapan pengolahan lahan, tetapi juga menjaga tanaman padi yang sudah tumbuh agar tetap mendapatkan pasokan air hingga memasuki masa panen.

"Kita tidak tahu apakah tahun depan masih terjadi kemarau panjang seperti sekarang atau tidak. Namun, dengan adanya bantuan pompa air ini tentu akan sangat bermanfaat, terutama apabila kekeringan terjadi saat tanaman padi sudah ditanam," jelasnya.

Ia menegaskan ketersediaan sarana pengairan menjadi salah satu faktor penting untuk menyelamatkan tanaman padi yang masih berada di lahan atau standing crop dari ancaman kekeringan.

"Di situlah fungsi utamanya, menjaga tanaman padi yang sudah tumbuh agar bisa bertahan sampai panen, sehingga risiko kegagalan panen akibat kekeringan dapat dikurangi," pungkasnya. (RETHA)