PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Raisya Arina Zaidan bersama lima murid SMAN 2 Palangka Raya lainnya meraih medali perak dalam ajang 8th International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 melalui penelitian potensi daun kembang sepatu untuk membantu penanganan demam.

Prestasi tersebut diraih melalui penelitian berjudul From Local Wisdom to Scientific Evidence: Validation of Hibiscus rosa-sinensis as a Natural First-Aid Treatment for Fever yang dipresentasikan di Balai Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia, Depok, pada 12–17 Oktober 2026.

Raisya mengatakan keberhasilan memperoleh medali perak menjadi pengalaman berharga karena memberikan kesempatan untuk mempelajari berbagai hal baru sekaligus membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat internasional.

“Puji syukur, penelitian yang kami bawakan berhasil meraih Silver Medal. Tentunya ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya, karena bisa belajar banyak hal baru sekaligus membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat internasional,” tutur Raisya dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mencoba hal-hal baru ke depannya.

“Saya berharap karya ini bisa mendorong generasi muda untuk lebih peduli terhadap pengetahuan lokal dan berani mengembangkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Pencapaian ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkarya, dan mencoba hal-hal baru ke depannya. Semoga saya bisa terus membawa nama Kalimantan Tengah ke tingkat yang lebih luas,” tambahnya.

Sebelum mengikuti ISIF 2026, Raisya terlibat dalam Bali International Science Fair (BISF) 2026 di Denpasar, Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Raisya bersama murid SMAN 2 Palangka Raya lainnya mendapat kesempatan tampil pada seremoni pembukaan dengan membawakan Tari Bahalai, salah satu kesenian yang merepresentasikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.

Selain tampil dalam kegiatan budaya, Raisya menjadi bagian dari tim penelitian berjudul Is Life After Graduate Phenomenon Real for High School Student dalam BISF 2026.

Pengalaman mengikuti kedua ajang tersebut menjadi bagian dari perjalanan Raisya dalam kegiatan penelitian dan kesempatan memperkenalkan kebudayaan Kalimantan Tengah di forum internasional. (HERMAWAN DP/y)