BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan Edy di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan istighosah dan doa bersama Hari Santri Tahun 2026 di Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya, Kamis, 22 Oktober 2026.
Edy mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi tubuh selama karhutla berlangsung, terutama dengan mencukupi kebutuhan air minum dan beristirahat.
Ia turut meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
Selain mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, Edy menegaskan perlunya menghindari aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran baru.
Pemprov Kalteng terus melakukan penanganan dampak karhutla melalui sejumlah langkah, antara lain penyediaan rumah oksigen, pembagian masker dan vitamin, serta penyaluran air bersih.
Pemerintah provinsi turut menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak sebagai bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menghadapi kondisi tersebut.
Pemprov Kalteng mengajak masyarakat menjaga lingkungan, menghindari pembakaran lahan, dan memperkuat gotong royong agar penanganan karhutla berjalan optimal. (HERMAWAN DP/H)









