JEPARA –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Penataan kawasan Waterfront City di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah masih akan berlanjut setelah pekerjaan utama ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Sejumlah fasilitas pendukung direncanakan ditambahkan secara bertahap, sementara material lantai untuk pengembangan kawasan ke depan masih akan dibahas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kapuas, Teras, kepada Borneonews, Jumat, 23 Oktober 2026, mengatakan fasilitas yang direncanakan antara lain tempat duduk bagi pengunjung serta penyelesaian pembangunan musala.

Penambahan fasilitas tersebut ditujukan untuk melengkapi Waterfront City yang dikembangkan sebagai kawasan rekreasi dan ruang publik di tepian Sungai Kapuas.

Selain fasilitas, pemilihan material lantai juga menjadi hal yang akan didiskusikan lebih lanjut. Teras mengatakan pihaknya belum menetapkan material yang akan digunakan untuk pengembangan lantai ke depannya.

Ia mengaku kurang sependapat jika lantai kawasan tersebut menggunakan aspal. Namun, keputusan mengenai material yang akan dipilih masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

Salah satu hal yang juga menjadi perhatian ialah kesesuaian material dengan fungsi Waterfront City sebagai kawasan rekreasi. Karena itu, pemilihan material perlu mempertimbangkan kebutuhan kawasan dan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Di sisi lain, penambahan tempat duduk dan penyelesaian musala akan dilakukan secara bertahap setelah pekerjaan utama selesai.

Kedua fasilitas tersebut diharapkan melengkapi kebutuhan pengunjung yang beraktivitas di kawasan waterfront.

Waterfront City dibangun di Jalan Jenderal Sudirman, tidak jauh dari Dermaga KP3. Kawasan ini juga direncanakan terhubung dengan dermaga tersebut melalui pembangunan gerbang atau pintu jembatan penghubung.

Dengan penyelesaian proyek utama yang ditargetkan pada Desember 2026, pengembangan fasilitas dan pembahasan material lantai menjadi bagian dari tahapan lanjutan penataan Waterfront City Kapuas. (SABRIANOOR/R)