BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, meluruskan informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Pemuda Km 3, tepatnya di belakang SMKN 3 Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat sore, 23 Oktober 2026.
Pangeran menegaskan, tidak ada permukiman warga yang terbakar dalam kejadian tersebut. Area yang terdampak api berada di sekitar bekas bangunan yang sudah usang dan tidak lagi digunakan.
“Tidak ada pemukiman warga yg terbakar,” kata Pangeran saat memberikan keterangan, Jumat sore.
Bangunan yang sempat dikaitkan dengan kebakaran tersebut merupakan bekas bangunan yang kondisinya sudah usang. Bahkan, ia menegaskan bahwa objek tersebut bukan merupakan bangunan yang masih digunakan.
“Yang ada bekas bangunan yg sudah usang,” ujarnya. Keterangan itu sekaligus meluruskan laporan awal yang menyebut api merembet ke bangunan warga.
Berdasarkan penjelasan BPBD Kapuas, tidak ada rumah warga yang dilaporkan terbakar dalam kejadian karhutla di belakang SMKN 3 Kuala Kapuas tersebut.
Meski demikian, proses pemadaman masih berlangsung hingga Jumat sore. Pangeran menyampaikan bahwa api belum sepenuhnya padam dan tim gabungan masih melakukan penanganan di lokasi.
“Sampai sekarang masih menyala. Sampai sekarang Tim Gabungan masih melakukan pemadaman,” katanya.
Relawan pemadam kebakaran bersama petugas terkait dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Sebelumnya, laporan dari lapangan menyebutkan titik sumber air terdekat berada di sungai dengan jarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.
Kondisi tersebut menjadi salah satu informasi penting dalam penanganan kebakaran di kawasan Jalan Pemuda Km 3. Sementara itu, luas lahan yang terbakar dan penyebab munculnya api masih belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia.
BPBD Kapuas masih memantau perkembangan penanganan di lokasi bersama tim gabungan. (SABRIANOOR/R)









