BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan kembali mengepung kawasan SMAN 3 Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Minggu sore, 25 Oktober 2026.
Situasi tersebut memicu aktivitas gotong royong di sekitar sekolah. Sejumlah siswa dan guru dilaporkan turut membantu upaya penanganan kebakaran bersama petugas pemadam kebakaran.
Informasi mengenai kejadian itu disampaikan warga dari lokasi. Dalam laporan, terlihat situasi yang ramai dengan aktivitas warga sekolah dan petugas yang berupaya mengantisipasi dampak kebakaran.
“Di SMAN 3 di Kapuas, api ini ramai, bergotong royong. Bersama siswa, guru, juga ada bantuan dari pemadam. Mudah-mudahan enggak sampai kena sekolah,” lapor warga di lokasi.
Kekhawatiran utama dalam kejadian ini adalah agar api tidak merembet hingga mengenai bangunan sekolah.
Upaya gotong royong dilakukan untuk membantu penanganan karhutla di sekitar lingkungan pendidikan tersebut.
Karhutla yang kembali mendekati SMAN 3 Kapuas menambah perhatian terhadap ancaman kebakaran lahan di wilayah Kapuas, terlebih kondisi kabut asap masih menjadi persoalan yang berdampak pada aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui perkembangan terbaru terkait penanganan karhutla di sekitar SMAN 3 Kapuas, termasuk kondisi terkini api dan apakah bangunan sekolah terdampak. (SABRIANOOR/R)









