KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Tim Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas meraih juara pertama lomba baca puisi berantai yang digelar Trio Motor Kapuas di Jalan Pemuda Km 2,8, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026.

Kemenangan tersebut diraih melalui penampilan lima murid yang membawakan puisi secara berantai. Lomba ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan berekspresi, mengolah kata, dan membangun kekompakan dalam pertunjukan sastra.

Tim MAN Kapuas terdiri atas Amyra Syfania Khairunnisa G. dari kelas XI-5, Sekar Norhikmah dari kelas XI-9, Nazira Zhaafirah dari kelas X-3, M. Nawafil Akbar dari kelas XI-8, dan A. Farhan dari kelas X-2. Mereka didampingi guru Ruslina Ulfah.

Sebelum tampil dalam perlombaan, tim tersebut mengikuti latihan persiapan di Trio Motor Kapuas pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Persiapan dilakukan untuk mendukung penampilan dan koordinasi antarpemain saat membawakan puisi.

Dalam lomba tersebut, kemampuan menghayati isi puisi, menampilkan ekspresi, serta menjaga kesinambungan pembacaan menjadi bagian penting dari penampilan tim.

Format puisi berantai menuntut setiap peserta menyampaikan bagian puisi secara bergantian agar pesan karya tetap tersampaikan secara utuh.

Kepala MAN Kapuas, Arbainsyah, mengapresiasi pencapaian tersebut. “Saya mengapresiasi keberhasilan Tim Puisi Berantai MAN Kapuas.

Prestasi ini menunjukkan bahwa murid madrasah tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam seni dan sastra,” ujarnya, Minggu, 25 Oktober 2026.

Menurut Arbainsyah, keberhasilan tersebut diharapkan mendorong murid lain untuk mengembangkan bakat dan minat melalui kegiatan positif.

Ia juga menilai kegiatan seni dapat menjadi sarana untuk melatih kreativitas, kepercayaan diri, komunikasi, dan kerja sama.

Prestasi ini menambah capaian MAN Kapuas di bidang nonakademik. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba puisi berantai juga memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan kemampuan sastra di luar kegiatan pembelajaran di kelas.

Arbainsyah berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi bagi para murid untuk terus berkarya dan mengikuti kompetisi lainnya.

“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya. (SABRIANOOR/R)