BORNEONEWS, Sampit - Persoalan anggaran masih mejadi kendala dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Kami sudah bergerak, namun dukungan dana belum ada. Inilah yang harus dicarikan solusinya, karena memang sangat mendesak,” ujar Komandan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Kotim, Letkol Inf I Gede Putra Yasa. saat rapat koordinasi penanggulangan karhutla, Kamis (16/2/2017).
Tidak hanya, I Gede yang juga Dandim 1015 Sampit tersebvt meminta sosialisasi kepada masyarakat, baik itu di perkotaan maupun pedalaman agar lebih ditingkatkan. Minimal setiap akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu. Karena pencegahan lebih baik dibandingkan penanganan karhutla.
“Kalau sudah terbakar akan sulit dipadamkan. Sehingga pencegahanlah yang harus ditekankan saat ini,” lanjut I Gede.
Selain hal tersebut, koordinasi antar instansi di internal tim satgas juga harus lebih ditingkatkan. Sehingga, pergerakan di lapangan lebih optimal.
"Koordinasi masih kurang, khususnya di bawah. Rapat maupun sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan dan koramil harus ditingkatkan kembali," kata I Gede. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








