SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Hasil riset kesehatan dasar diharapkan bisa 100% valid sehingga dapat menggambarkan situasi kesehatan masyarakat.

"Jadi harapan kita 100 persen valid, termasuk pengisian kuisioner, pengambilan data dan keakuratan sarana itu sangat penting," tutur Kabid Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara Ari Junita, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, validitas data sangat diutamakan dalam pelaksanaan Riset Kesehatan Daera (Rikesdas) 2018 ini. "Validitas dan reabilitas memang terukur serta berstandar, jadi ini akan melibatkan tim independen untuk mengkaji apakah data yang telah dihasilkan validitasnya seberapa besar," ucap Ari Junita.

Dirinya berharap, melalui petugas enumerator tersebut nantinya bisa menghasilkan data yang akurat sehingga program pemerintah pusat yang dilaksanakan benar-benar memberikan hasil. "Dengan hasil ini kita bisa melihat tingkat kesehatan masyarakat kita secara keseluruhan," terang Ari Yunita. (NORHASANAH/B-2)