Polsek Katingan Kuala Gelar Operasi Bina Karuna di Kampung Tengah Antisipasi Karhutla
Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat sadar akan dampak dan akibat dari pembukaan lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar
Tag
Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat sadar akan dampak dan akibat dari pembukaan lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar
Personel Kodim yang diterjunkan berjumlah 60 sampai dengan 70 orang
Polres Sukamara terus berupaya mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan menyosialiasikan larangan membakar.
BORNEONEWS, Sampit - Sebuah warung di Jalan Tjilik Riwut Km 57, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur ) hangus terbakar, Senin, 24, Juni 2019. "Kebakaran terjadi pada…
Anggota. dipimpin Kanit Binmas Polsek Sabangau, Aidpa Johan Deares terlihat menyampaikan imbauan kepada warga berikut menempat maklumat tersebut, Senin, 24 Juni 2019
Polda Kalteng akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku jika ada oknum yang terbukti sengaja melakukan pembakaran
G Obos XiV Palangka Raya merupakan kawasan lahan gambut di mana saat daerah itu kering sangat mudah terjadi kebakaran.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Prana dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sukamara Iwan Miraza mengatakan, Kecamatan Pantai Lunci adalah wilayah rawan kebakaran lahan.
Lahan di kawasan Jalan G Obos XIV Palangka Raya, Minggu, 23 Juni 2019 terbakar. Beruntung, jajaran Polsek Pahandut bergerak cepat memadamkan api yang berkobar di sana.
Pemadam Kebakaran atau Damkar Sukamara menerima laporan kebakaran hutan di wilayah Kecamatan Pantai Lunci. Petugas mengalami kesulitan memadamkan api karena lokasi kejadian jauh dari jalan poros.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar menyebut saat ini pihaknya sedang menjalankan Operasi Bina Karuna Telabang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sudah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan.
Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, Jumat, 21 Juni 2019 mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) siap mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hudan dan lahan (Karhutla).
Ribuan personel Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran di Kalimantan Tengah siap bekerja keras untuk mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya keras untuk mencegah secara dini ancaman terjadinya kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, menyamakan persepsi dengan instansi terkait, soal penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dibahas melalui rapat koordinasi, Jumat, 21 Juni 2019.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, ancaman kebakaran hutan dan lahan harus ditekan demi mewujudkan 2019 bebas kabut asap. Namun demikian, ia juga mengingatkan untuk tetap memperhatikan nasib para petani khususnya yang berladang di musim kemarau.
Bupati Pulang Pisau Edy Partowo mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengikuti rapat koordinasi peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.