Permainan Lato-lato Marak, Ini Tanggapan Disdikbud Murung Raya
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya sampai saat ini masih belum mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan anak pelajar membawa mainan lato@ lato kesekolah.
Tag
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya sampai saat ini masih belum mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan anak pelajar membawa mainan lato@ lato kesekolah.
Jika lato-lato dibawa ke sekolah, tidak jarang membuat peserta didik kurang konsentrasi dalam belajar lantaran buru-buru ingin segera istirahat memainkan lato-lato tersebut.
Aprianto menjelaskan?membawa permainan lato-lato dan memainkannya di sekolah dianggap mengganggu proses belajar mengajar.
Isi dari surat edaran itu adalah dalam rangka menciptakan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan. Selain itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.
Meski begitu, legislator Komisi C yang membidangi Pendidikan Kesehatan dan Pariwisata tersebut mengharapkan anak-anak tetap bermain sesuai waktu dan tempatnya
Dinas Pendidikan atau Disdik Kabupaten Kapuas menerbitkan Surat Edaran tentang larangan membawa mainan lato-lato ke lingkungan sekolah.
Setelah ramai menjadi perbincangan di dunia nyata dan maya karena digemari anak-anak hampir di semua daerah di Indonesia, cerita tentang permainan lato-lato kini bertambah viral.