DPRD Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Kalteng
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mendorong adanya upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalteng yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten melalui instansi terkait.
Tag
Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mendorong adanya upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalteng yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten melalui instansi terkait.
Hal ini mengingat sarana dan prasarana (Sarpras) merupakan hal yang sangat diperlukan, karena dengan sarpras yang mendukung membuat siswa fokus dan serius dalam menempuh pendidikan.
Politisi Nasdem itu mengungkapkan, fasilitas yang disediakan bagi guru tidak harus mewah, asalkan layak. Fasilitas ini untuk menunjang sistem pembelajaran di sekolah harus menjadi prioritas nomor satu.
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita mengatakan bahwa indikator-indikator penting dari pendidikan harus terpenuhi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cantik.
Legislator Kalteng, Yulilis berharap, pemerintah daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten dapat memerhatikan sarana atau fasilitas pendidikan yang ada di wilayah DAS Barito.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) hingga saat ini terus memaksimalkan program pemerataan pendidikan di seluruh kabupaten dan kota demi mewujudkan pendidikan berkualitas.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar pendidikan tidak boleh terabaikan dalam situasi apapun, termasuk berbagai ketidakpastian yang saat ini mengancam dunia karena krisis, pandemi, dan perang.
Selanjutnya target angka partisipasi kasar (APK) PAUD 2021 yakni 92,5 persen dan realisasinya 57,78 persen. Untuk target APK SD/MI yakni 117 persen dan terealisasi 112,21 persen sedangkan target APK SMP/MTS yakni 100 persen dan realisasinya mencapai 89,23 persen.
Dengan tingginya capaian tersebut akan berpengaruh signifikan pada meningkatnya kualitas pendidikan. Jika dibandingkan pada 2020 silam angka partisipasi murni pada satuan pendidikan PAUD masih berada diangka 62 persen sementara 2021 sudah mencapai 100 persen.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menginginkan sektor pendidikan di daerah ini bisa terus maju dan berkembang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Susiawati mengatakan kabupaten ini sudah mempunyai kemandirian kurikulum pada masing-masing sekolahnya untuk mewujudkan merdeka belajar.
Waktu tempuh atau jenjang pendidikan 12 tahun di Indonesia selama ini dinilai lebih banyak menyita waktu peserta didik. Oleh karenanya perlu ada evaluasi.
Pendidikan pembentukan Bintara Polri Polda Kalteng gelombang I tahun anggaran 2022 resmi dibuka.
Pemerhati masalah pendidikan dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Doktor?Hadawiah Hatita mengatakan pendidikan harus diarahkan ke penguatan teknologi digital.
Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mendukung upaya pemerintah daerah untuk meningkatan mutu pendidikan dengan membentuk program strategis.
Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Haridjaya menilai program merdeka belajar dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Seperti misalnya saja Kalsel, Jabar, Jateng dalam memperhatikan sektor ini pemerintah disana mengalokasikan dana untuk sektor pendidikan yakni di atas 40 persen
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebut, akan berupaya maksimal untuk memajukan dunia pendidikan di daerah ini.?
Bupati Kotim, Halikinnor mengatakan selain bidang kesehatan, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas untuk bisa diwujudkan ke depannya
Oleh sebab itu perhatian terhadap pendidikan khususnya di Kalteng harus dapat dilakukan cecara merata hingga wilayah terpencil atau pelosok oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota