PDAM Tirta Arut Harus Bisa Distribusikan Air Bersih Sampai ke Desa
Pelayanan PDAM jangan hanya di dalam kota saja, tapi hingga pelosok desa agar bisa merasakan langsung olahan air langsung minum tanpa dimasak
Tag
Pelayanan PDAM jangan hanya di dalam kota saja, tapi hingga pelosok desa agar bisa merasakan langsung olahan air langsung minum tanpa dimasak
Saat ini masih banyak masyarakat yang belum bisa menikmati air bersih, terutama di desa
Sekretaris Komisi B DPRD Kota palangka Raya, Alfian Batnakanti mengapresiasi sistem emput bola dalam hal penagihan tunggakan pelanggan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Palangka Raya yang baru diterapkan.
Pencapaian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas dalam rangka melayanai masyarakat mengalami kemajuan. Tetapi tetap harus ditingkatkan.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya mulai menerapkan sistem jemput bola, untuk menarik tunggakan pembayaran kepada konsumen.
Ke depan, tidak menutup kemungkinan pihak PDAM Palangka Raya akan menggandeng petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) maupun personil TNI/Polri untuk masuk dalam tim.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya Budi Harjono menyatakan pihaknya akan menagih tunggakan air PDAM kepada pelanggan dengan sistem mendatangi secara langsung konsumen ke setiap rumah mereka.
Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan PDAM sangat penting sehingga perlu terus memberikan pelayanan yang prima.
Harapan ini disampaikan kepada Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri, Rabu (13/3/2019)
Rakerda tersebut bertujuan untuk menyampaikan rencana kerja PDAM selama 2019 ini.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kuala Pembuang menerima setiap keluhan yang datang dari pelanggan. Perusahaan ini berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di sana.
Air baku PDAM untuk wilayah Tamiang Layang berasal dari Embung Sirau. Karena kebocoran itu, air tidak terisi penuh menuju pipa PDAM.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyebut bahwa pemko siap mendukung dan berkomitmen memajukan Perusahaan Daerah Air Minum.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin membuka workshop kerja sama pemerintah swasta dalam rangka peningkatan kapasitas PDAM.
Plt Direktur PDAM Kapuas, Agus Cahyono mengatakan, restrukturisasi penting dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Serta PDAM bisa menjalankan bisnis dengan semakin baik.
Direktur PDAM Muara Teweh Agus Surjanto mengatakan, program penggantian meteran air pelanggan dilakukan di dua kelurahan, yakni Lanjas dan Melayu.
Dalam program meterisasi, petugas PDAM datang ke rumah pelanggan untuk mengganti meteran air yang lama.
Bocornya pipa tersebut lumayan besar, hingga memyebbknan terganggunya aliran air ke pelanggan
Tahun ini PDAM akan mendapatkan bantuan hibah dari Dinas Perkim Kota Palangka Raya berupa peralatan baru seperti pipa jaringan.
Pemasangan tambahan sambungan baru pelanggan ini tidak tertumpu pada satu titik saja.