Pimpinan DPR Ingin RUU Cipta Kerja Bisa Disetujui Oktober ini
Pimpinan Baleg secara rinci belum menyampaikan kemajuan pembahasan RUU Cipta Kerja karena masih dalam pembahasan tahap penyelesaian.
Tag
Pimpinan Baleg secara rinci belum menyampaikan kemajuan pembahasan RUU Cipta Kerja karena masih dalam pembahasan tahap penyelesaian.
Keputusan itu yang paling penting, karena pekerja maupun pengusaha harus mendapatkan kepastian hukum tentang adanya kenaikan upah yang diterima pekerja setiap tahun
BORNEONEWS, Jakarta - Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Agtas merespon positif skema jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) dalam RUU o mnibus law tersebut. "Ini kan sangat baik ya, bagus…
Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menilai permasalahan tenaga kerja bisa dijawab dalam UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sehingga tidak perlu diubah dalam RUU Ciptaker.
TEMPO.CO , Jakarta - Terkait alotnya omibus law , akademisi sekaligus pakar etika pembangunan berkelanjutan, Sonny Keraf, menggaris bawahi bahwa sumber masalah keberlanjutan daya saing adalah…
Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pembahasan?Omnibus Law?Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) dilakukan transparan, cermat, dan hati-hati.
Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Baiquni mengatakan RUU Cipta Kerja dapat mendukung pertumbuhan Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata.
Ketua DPR?Puan Maharani?meminta kelompok buruh yang memiliki aspirasi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang?Omnibus?Law?Cipta Kerja (RUU Ciptaker) untuk tidak hanya disampaikan lewat aksi nonformal seperti unjuk rasa.
Pemimpin Redaksi Tempo.co Setri Yasra menduga peretasan?situs Tempo.co terkait pemberitaan?influencer dibayar untuk kampanyekan?omnibus lax?Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja.
Polemik terkait Rancangan Undang-Undang atau?RUU Cipta Kerja?terus berlangsung. Meski menuai protes, parlemen terus melakukan pembahasan dari RUU usulan pemerintah ini.
Badan Legislasi DPR RI selesai membahas 118 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang atau?RUU Cipta Kerja?Bab 3 mengenai perizinan berusaha di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Rabu, 19 Agustus 2020.
Wakil Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Willy Aditya mengatakan Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) mungkin saja disahkan pada masa persidangan ini.
Pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Lukman Hakim-?terkejut karena videonya soal omnibus law?RUU Cipta Kerja?terpampang di akun Instagram Jaringan Bonus Demografi.
Kementerian Keuangan berharap?Omnibus Lax?Rancangan Undang-undang atau?RUU Cipta Kerja?disahkan pada September hingga Oktober mendatang. Aturan ini diklaim dapat memberikan kepastian hukum terhadap investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian?Airlangga Hartarto?mengatakan pembahasan?Omnibus Law?Rancangan Undang-undang Cipta Kerja sudah mencapai sekitar 70 persen.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan DPR dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sepakat membentuk tim kerja bersama untuk membahas kluster ketenagakerjaan yang ada dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja).
Warga dari berbagai lapisan masyarakat mendatangi gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, KAMIS hari ini, 16 Juli 2020 menuntut pembatalan pengesahan RUU?Omnibus Law. Mulai dari buruh hingga mahasiswa turut dalam aksi massa itu.
Pemerintah resmi menghapus pasal mengenai pers yang tertuang dalam Rancangan Undang-Undang atau?RUU Cipta Kerja. Hal ini dipastikan setelah pemerintah bertemu dengan Badan Legislasi DPR RI, Jumat, 10 Juli 2020.
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menyatakan RUU Cipta Kerja akan meningkatkan ekosistem investasi di Indonesia. Dia mengatakan peraturan yang ada selama ini mempersulit investor melakukan eksekusi.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengkritik kenaikan sanksi denda bagi perusahaan pers yang diatur dalam Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja). Ketua Umum AJI Indonesia Abdul Manan mengatakan kenaikan besaran denda dari Rp 500 juta menjadi Rp 2 miliar itu bisa membangkrutkan perusahaan pers.