Komisi A DPRD Palangka Raya Dukung Percepatan Smart City
Wakil Ketua II Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengatakan, seluruh anggota komisinya mendukung upaya pemerintah setempat untuk melakukan percepatan Smart City.
Tag
Wakil Ketua II Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah mengatakan, seluruh anggota komisinya mendukung upaya pemerintah setempat untuk melakukan percepatan Smart City.
Dengan adanya sharing informasi dan pengalaman terkait inovasi pelayanan publik dan implementasi smart city dari Pemerintah Kota Bandung bisa menjadi contoh dan berpotensi dilaksanakan di Kota Cantik.
Namun sambungnya, untuk mewujudkan semua itu tentunya diperlukan dukungan dari semua pihak agar apa yang akan menjadi keinginan akan lebih mudah terwujud, terutama kepada OPD dilingkup pemerintah Kota Palangka Raya.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)?melakukan penandatangan nota kesepakatan bersama implementasi smart city?yang dilaksanakan secara virtual.?
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melakukan MoU dengan Universitas Darwan Ali (Unda), dalam rangka menuju Kotim menjadi kota smart city.?
Apeksi itu bertemakan Membangun Ekosistem Smart City Berkelanjutan Bagi Penanggulangan Pandemi. Kegiatan digelar di Yogyakarta mulai 13-15 Oktober 2021
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor berkomitmen menjadikan Sampit sebagai kota cerdas (smart city). Salah satu tujuannya mencapai pemerintahan yang bersih.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan komitmennya untuk mewujudkan masyarakat smart dan bijak memanfaatkan kemajuan teknologi digital.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta para pejabat untuk selalu mengembangkan inovasi dan kreatif sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan bahwa Kota Cerdas (Smart City) harus pintar dalam menciptakan peluang untuk masyarakat di wilayahnya.
Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan konsep pemerintahan kota pintar atau?smart city?dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan yang semakin dinamis.
Pemko Palangka Raya fokus menjadikan ibu kota Kalimantan Tengah ini menjadi smart city dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan cepat kepada masyarakat.
Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adriaty Lambung mendukung percepatan smart city sebagaimana visi misi kepala daerah setempat.
Anggota Komisi C DPRD Kobar, Wanti Septia Utami mengatakan bebarapa waktu lalu komisi C melakukan kunjungan kerja ke Bantul, Yogyakarta
Dalam rangka menyukseskan Smart City, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya?mengajak warga agar bijak menggunakan media sosial.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atau Pemkab Kobar melalui Diskominfo memasang CCTV di 5 titik. Langkah ini merupakan bagian dari inisiasi menuju smart city.
Konsep smart city merupakan daerah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palangka Raya terus melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palangka Raya memerkirakaan pengadaan untuk Command Center memerlukan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin terus menggadang-gadang Palangka Raya sebagai kota berkonsep smart city dengan koneksi Internet of Think (IoT).