BORNEONEWS, Sampit - Hingga sore ini, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berlangsung. Terlihat dari raut wajah para peserta sangat tegang, saat mendapatkan materi dari para penguji.
Apalagi saat ini rata-rata hampir semua kelompok masuk dalam tahap uji jejaring. Mereka diharuskan menelepon sejumlah pejabat tinggi ataupun para narasumber yang sudah dituliskan di dalam catatan.
Inipun tampak menjadi kekhawatiran di antara peserta, karena jika narasumber yang dituliskan tidak mengangkat telepon, maka bisa saja menjadikan nilai peserta rendah, akibatnya bisa dianggap belum kompeten.
"Saat ini sudah memasuki tahap-tahap akhir pengujian, jadi kemungkinan tinggal dua jam saja lagi sudah selesai UKW di Sampit ini," ujar Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng Sutransyah.
UKW di Sampit, Kotim yang digelar hari ini (20/10/2018) diikuti 66 wartawan, yang terdiri dari jenjang Utama 10 orang, mereka rata-rata memiliki jabatan setingkat pemimpin redaksi, pemimpin perusahaan, ataupun redaktur senior.
--page
Sedangkan jenjang kedua yakni Madya diikuti 14 orang, dengan jabatan setingkat editor atau redaktur. Sementara yang terakhir adalah tingkat Muda sebanyak 42 orang, yang merupakan wartawan ataupun reporter.
UKW di Kotim diselenggarakan oleh PWI dengan menghadirkan 10 penguji yang sudah mendapat legalitas dari Dewan Pers. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








