BORNEONEWS, Sampit - Penerbangan Nam Air Sampit-Surabaya direncanakan dibuka lebih awal dari rencana semula. Penerbangan tersebut akan dibuka September bekerja sama sistem charter Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui BUMD PT Habaring Hurung.
"Terkait Nam Air tanggal 26 Agustus 2024 kita agendakan saya tandatangani MoU antara Nam Air dengan BUMD. Kita akan bekerja sama sistem charter dulu sampai bisa reguler," kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 19 Agustus 2024.
Kebutuhan akan penerbangan tersebut dinilai mendesak karena menjadi salah satu rute terpadat. Bahkan masyarakat menyayangkan penerbangan Sampit-Surabaya yang menghilang dari jadwal Bandara H Asan Sampit pada awal Juli 2024.
Alasan ketiadaan rute yang dilayani Wings Air tersebut karena armada sedang pemeliharaan. Sehingga pemerintah daerah mengambil langkah menjajaki maskapai lain.
"Selama ini hanya ada pesawat Wing air ATR-72 itu pun tiketnya di atas 2 juta karena kapasitasnya hanya 72 orang. Ini sangat membebani masyarakat kita karena banyak warga kita yang berbisnis dan berusaha di Surabaya," ujarnya.
--page
Maskapai Nam Air nantinya akan menerbangi rute Sampit-Surabaya menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 dengan kapasitas lebih dari 100 penumpang. Dengan demikian diharapkan dapat menghadirkan transportasi udara dengan harga lebih kompetitif.
"Semoga BUMD kita bekerja sama dengan Nam Air sampai nanti terbang reguler, kita coba 4 bulan dan saya minta ditekan harganya kalau bisa di bawah maksimal Rp 1,5 juta dengan pesawat Boeing," imbuhnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah akan melakukan uji coba terlebih dahulu dengan jadwal dua kali seminggu. Jika penumpangnya banyak, penambahan jadwal akan kembali dipertimbangkan. (DEWI PATMALASARI/j)









