BORNEONEWS, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya resmi memberangkatkan 73 calon haji tahun 2026. Dari jumlah tersebut, jamaah termuda berusia 18 tahun, sementara yang tertua mencapai 69 tahun.
Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Murung Raya 2026, Pirman Prihatin, menyebutkan komposisi jamaah terdiri dari 47 perempuan dan 26 laki-laki.
“Total ada 73 calon haji, dengan mayoritas perempuan,” ujar Pirman saat pelepasan di Puruk Cahu, Minggu, 26 April 2026.
Ia menjelaskan, rombongan akan menempuh perjalanan darat melalui Muara Teweh, kemudian Ampah, menuju Martapura, sebelum beristirahat di Asrama Haji Banjarmasin. Selanjutnya, jamaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada 29 April 2026.
Bupati Murung Raya, Heriyus, dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat makna.
Menurutnya, ibadah haji menjadi momentum untuk memperkuat kesabaran, ketakwaan, serta keteguhan dalam menjalani kehidupan.
“Ibadah haji adalah puncak pengabdian kepada Tuhan. Jamaah yang berangkat telah melalui berbagai persiapan, baik fisik, mental, maupun spiritual,” kata Heriyus.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjaga sikap selama berada di Tanah Suci, termasuk menaati aturan dan menjaga nama baik daerah serta Indonesia.
Selain itu, Heriyus berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kemudahan, keselamatan, dan kembali sebagai haji yang mabrur dan mabrurah,” ucapnya.
Bupati turut mengapresiasi panitia, Kementerian Haji dan Umrah, serta aparat keamanan yang telah mendukung kelancaran proses pemberangkatan jamaah hingga ke embarkasi.









