BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama DPRD menetapkan empat prioritas pembangunan daerah pada Tahun Anggaran 2027. Prioritas tersebut menjadi arah utama dalam penyusunan program dan kegiatan yang akan dibiayai melalui APBD 2027.
Hal itu disampaikan Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kobar Muhammad Isro Wahyudin saat menyampaikan hasil pembahasan Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna, Senin, 3 Agustus 2026.
Muhammad Isro Wahyudin mengatakan, tema pembangunan Kabupaten Kobar 2027 adalah "Pemerataan Kualitas Infrastruktur Dasar dan Infrastruktur Ekonomi Berkelanjutan untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif."
"Untuk fokus terhadap capaian tematik pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2027, tema tersebut diturunkan ke dalam empat prioritas pembangunan yang berkaitan langsung dengan sektor ekonomi," jelas Muhammad Isro Wahyudin
Muhammad Isro Wahyudin menjelaskan empat prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang merata untuk mengurangi kesenjangan wilayah, pengembangan kualitas infrastruktur ekonomi dan konektivitas kewilayahan, peningkatan perlindungan sosial dan pelestarian kebudayaan untuk memperkuat modal sosial dalam pemerataan ekonomi, serta optimalisasi investasi produktif dan kerja sama multisektor guna memperluas kesempatan kerja.
Selain empat prioritas tersebut, lanjut Muhammad Isro Wahyudin, pemerintah daerah juga menetapkan enam arah kebijakan pembangunan sebagai pedoman penyusunan program di setiap perangkat daerah.
"Kebijakan tersebut mencakup peningkatan kualitas infrastruktur dasar, pengembangan infrastruktur ekonomi dan konektivitas, pembangunan infrastruktur yang mendukung kualitas lingkungan hidup, ketahanan bencana dan perubahan iklim, optimalisasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, peningkatan perlindungan sosial serta pelestarian kebudayaan, hingga optimalisasi investasi produktif dan kerja sama multisektor," jelas Muhammad Isro Wahyudin.
Ia menjelaskan, penyusunan KUA dan PPAS 2027 tetap menggunakan pendekatan money follow program priority dan program priority follow outcome, sehingga anggaran difokuskan pada program yang memberikan dampak nyata bagi pencapaian target pembangunan daerah.
"Program yang diprioritaskan adalah yang memiliki dampak besar terhadap sasaran pembangunan, memiliki indikator kinerja yang terukur, menjadi kewenangan pemerintah daerah, serta realistis untuk dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun," jelas Muhammad Isro Wahyudin.
Menurut Muhammad Isro Wahyudin, kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 diharapkan menjadi pedoman seluruh organisasi perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), sehingga APBD yang disusun benar-benar mampu mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kobar. (WAHYU KRIDA/j)









