SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengajak seluruh masyarakat memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai jasa para pahlawan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

"Efisiensi anggaran bukan berarti kita tidak memperingati Hari Kemerdekaan. Ini adalah bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban harta, air mata, bahkan nyawa demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia," kata Halikinnor, Senin, 3 Agustus 2026.

Ia menilai pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul merupakan simbol penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa. Karena itu, ia meminta seluruh masyarakat ikut menyemarakkan HUT RI dengan memasang atribut kemerdekaan di rumah, toko maupun tempat usaha.

Halikinnor mengungkapkan, saat berkeliling Kota Sampit, dirinya masih menemukan sejumlah rumah dan pertokoan yang belum memasang bendera Merah Putih.

"Saya sudah menginstruksikan Satpol PP untuk melakukan patroli bersama Polsek dan Koramil. Kalau ada toko atau swalayan yang belum memasang bendera dan umbul-umbul, tolong diingatkan," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh memandang pemasangan bendera hanya sebagai formalitas. Bendera Merah Putih merupakan lambang negara yang diperoleh melalui perjuangan panjang para pahlawan.

"Jangan menganggap memasang bendera itu hal sepele. Itu bentuk penghargaan kita terhadap perjuangan bangsa sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme," tegasnya.

Selain itu, Halikinnor juga menyoroti mulai berkurangnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Ia mengaku prihatin karena masih banyak anak-anak yang lebih hafal lagu populer dibanding lagu-lagu perjuangan.

"Saya pernah ke sekolah dasar. Anak-anak masih hafal Indonesia Raya, tetapi ketika diminta menyanyikan lagu Padamu Negeri atau Satu Nusa Satu Bangsa, banyak yang tidak hafal. Ini salah satu sehingga jiwa cinta tanah air juga berkurang, ini jadi problem bagi kita," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)