BORNEONEWS, Palangka Raya — Pengalaman internasional kembali menjadi bagian dari perjalanan akademik Prof. Ir. Rahmawaty, S.Hut., M.Si., Ph.D., IPU. Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) tersebut mendapat kesempatan mengajar di Vytautas Magnus University (VMU), Lithuania.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang dinilai berharga karena tidak hanya memberikan ruang bagi Rahmawaty untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka kesempatan bertukar gagasan dengan akademisi dan mahasiswa di perguruan tinggi tersebut.
Rahmawaty mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengajar di VMU. Menurutnya, interaksi selama berada di universitas tersebut menjadi pengalaman akademik sekaligus personal yang akan selalu dikenang.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang luar biasa untuk mengajar di Vytautas Magnus University. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan tak terlupakan,” ungkap Rahmawaty dalam keterangannya kepada Borneonews pada Kamis, 3 September 2026.
Ia menyebut kegiatan mengajar tersebut memberikan kesempatan untuk berbagi ilmu sekaligus belajar dari lingkungan akademik internasional.
Selain menyampaikan materi perkuliahan, Rahmawaty juga berkesempatan berinteraksi dengan para kolega dan mahasiswa VMU. Antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kuliah menjadi salah satu hal yang memberikan kesan tersendiri baginya.
“Saya sangat menghargai antusiasme, partisipasi, dan interaksi hangat yang diberikan. Merupakan kebahagiaan bagi saya dapat berbagi pengetahuan dan belajar bersama kalian,” ujarnya.
Rahmawaty juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran akademisi VMU yang telah memberikan sambutan hangat selama kunjungannya. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Prof. Vitas, Ketua Departemen Dr. Anzelika, Dekan Dr. Jolita dan Dr. Daiva.
Menurutnya, keramahan dan sambutan dari para kolega tersebut membuat kunjungannya di VMU menjadi pengalaman yang istimewa.
Tidak hanya kegiatan akademik, kunjungan ke Lithuania juga memberikan kesempatan bagi Rahmawaty untuk mengenal kehidupan dan budaya setempat. Salah satunya melalui pengalaman mencicipi makanan tradisional Lithuania.
Ia menyebut kuliner tradisional Lithuania menjadi bagian menarik dari perjalanan tersebut.
“Dan tentu saja, saya juga sangat menikmati kesempatan mencicipi makanan tradisional Lithuania—sangat lezat dan menjadi bagian istimewa dari perjalanan saya,” katanya.
Bagi Rahmawaty, pengalaman berada di VMU tidak berhenti pada kegiatan mengajar. Persahabatan, pertukaran gagasan, interaksi dengan mahasiswa serta pengalaman mengenal budaya Lithuania menjadi kenangan yang akan dibawa pulang.
“Saya akan selalu mengenang persahabatan, pengalaman, dan kenangan indah selama berada di VMU,” tuturnya.
Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya jejaring akademik internasional dalam memperluas wawasan dosen maupun mahasiswa. Pertukaran pengetahuan lintas negara menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif berbeda, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
Rahmawaty menutup pengalamannya dengan ungkapan terima kasih dalam bahasa Lithuania, “Labai b jk”, sebagai bentuk apresiasi atas seluruh sambutan dan pengalaman yang diterimanya selama berada di VMU. (TESTI PRISCILLA/y)









