PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Bagi masyarakat sekitar Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian, Kabupaten Kotawaringin Barat, keberadaan danau memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan sehari-hari.

Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Henky Satrio Wibowo, mengatakan Danau Masoraian dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pangan sekaligus penghasilan.

Sejumlah ikan seperti lais, toman, haruan, kerandang, betutu dan baung dimanfaatkan melalui kelompok perikanan.

Sebagian hasilnya dijual, sementara sebagian lainnya dikonsumsi keluarga.

“Danau yang sehat bukan hanya tempat menangkap ikan. Danau adalah ekosistem yang memungkinkan sumber pangan tetap tersedia,” kata Henky kepada Borneonews pada Minggu, 27 September 2026.

Karena itu, menjaga kondisi danau menjadi bagian penting dari menjaga penghidupan masyarakat.

Menurut Henky, kerusakan lingkungan dapat berdampak pada rantai kehidupan masyarakat, mulai dari sumber air hingga ketersediaan pangan.

Ia menilai perlindungan hutan dan danau harus dilakukan secara terpadu.(TESTI PRISCILLA/j)