BORNEONEWS, Palangka Raya — Sebanyak 82 jenis burung tercatat dalam pemantauan keanekaragaman hayati di Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian, Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat.
Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Henky Satrio Wibowo, mengatakan pencatatan tersebut dilakukan oleh KTH Komunitas Karya Masoraian pada 2024.
Selain mencatat jenis burung, pemantauan juga mengestimasi keberadaan 21 individu orangutan.
“Ini menunjukkan kawasan memiliki nilai ekologis yang tidak hanya dapat dilihat dari tutupan hutannya,” kata Henky kepada Borneonews pada Senin, 28 September 2026.
Menurutnya, keberadaan berbagai jenis satwa perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan kawasan.
Hutan merupakan habitat yang menyediakan ruang hidup bagi berbagai spesies, sementara danau mendukung kehidupan ekosistem perairan.
Karena itu, perlindungan kawasan perlu dilakukan secara menyeluruh.
Henky mengatakan keberhasilan konservasi tidak cukup hanya melihat luas kawasan yang tetap hijau, tetapi juga harus melihat apakah keanekaragaman hayati tetap terjaga. (TESTI PRISCILLA/y)









