MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Proyek pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh tidak hanya berhadapan dengan pekerjaan fisik. Jaringan PDAM, PLN, Telkom hingga bangunan dan lahan warga yang terdampak ikut menjadi persoalan yang harus diselesaikan agar pekerjaan tidak tersendat.

Kondisi itu menjadi perhatian Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, saat meninjau langsung progres pekerjaan bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis dan sejumlah kepala perangkat daerah, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut Shalahuddin, setiap persoalan yang muncul di lapangan perlu segera dibicarakan dengan pihak terkait agar tidak menjadi hambatan baru di tengah pengerjaan.

“Setiap kendala yang ditemukan di lapangan harus segera dikoordinasikan dan dicarikan solusinya bersama pihak terkait. Kita ingin pekerjaan ini berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

Salah satu yang menjadi perhatian ialah jaringan utilitas milik PDAM, PLN dan Telkom.

Keberadaan jaringan tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan pelebaran jalan sehingga koordinasi antarlembaga dinilai penting sebelum pekerjaan dilanjutkan pada titik-titik tertentu.

Persoalan lain menyangkut bangunan maupun lahan masyarakat yang terkena dampak pelebaran.

Shalahuddin meminta jajaran pemerintah tidak hanya mengedepankan pendekatan administratif, tetapi juga membuka komunikasi langsung dengan warga.

“Kita harus terus berkomunikasi dengan masyarakat. Sampaikan dengan baik, terbuka dan persuasif, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi dan musyawarah,” katanya.

Menurutnya, pembangunan jalan tidak boleh berhenti pada target fisik semata.

Prosesnya juga perlu memastikan persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak dibiarkan berlarut-larut.

“Kepemimpinan bukan hanya memberikan arahan dari belakang meja. Kita harus hadir langsung, melihat persoalan di lapangan, mendengar masyarakat dan memastikan solusi benar-benar berjalan,” tegasnya.

Pemkab Barito Utara berharap koordinasi dengan pemilik jaringan utilitas dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Pelebaran jalan tersebut diharapkan nantinya mampu memperlancar arus lalu lintas sekaligus mendukung perkembangan kawasan perkotaan Muara Teweh.

Namun sebelum manfaat itu dirasakan, sejumlah persoalan teknis dan sosial di sepanjang jalur proyek masih harus dibereskan satu per satu. (RAMADHANI/J)