BORNEONEWS, Palangka Raya - Siswi SMKN 4 Kota Palangka Raya, Marzhia Tesalonika memanfaatkan keikutsertaannya dalam International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 untuk mengasah kemampuan penelitian melalui evaluasi dan masukan kritis dari para juri.
Marzhia mengikuti kompetisi tersebut dengan membawa penelitian kombinasi infus kelakai (Stenochlaena palustris), kulit jeruk, dan serai yang dikaji potensinya untuk meningkatkan kadar hemoglobin guna membantu mencegah anemia.
Penelitian berjudul Kelaka: The Efficacy of a Combination Infusion of Stenochlaena palustris, Orange Peel, and Lemongrass in Increasing Hemoglobin Levels to Prevent Anemia itu meraih medali perak pada kategori Life Sciences.
Marzhia mengungkapkan, proses penilaian dalam kompetisi tersebut memberinya kesempatan untuk memahami berbagai aspek penelitian, mulai dari pengolahan data hingga metodologi dan cara mengomunikasikan produk.
“Bisa ikut ISIF 2026 di UI itu pengalaman yang seru dan ngebuka pikiran banget. Di sini kami tidak hanya sekadar unjuk karya, tapi benar-benar diuji oleh juri, mulai dari cara olah data, metodologi, sampai cara kami mengkomunikasikan produknya. Masukan kritis dari para juri bikin saya makin paham apa yang harus diperbaiki supaya karya ini bisa benar-benar bermanfaat,” ungkap Marzhia dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) tersebut berlangsung secara luring pada 6–17 Oktober 2026.
Bagi Marzhia, pengalaman mengikuti kompetisi itu tidak hanya berkaitan dengan penghargaan, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengetahui bagian penelitian yang perlu diperbaiki.
Siswi kelas X DKV 2 tersebut ingin menunjukkan bahwa pengetahuan dan tradisi lokal masyarakat Dayak dapat dikembangkan melalui pendekatan ilmiah dan diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.
Medali perak ISIF 2026 menjadi pencapaian bagi Marzhia dan SMKN 4 Kota Palangka Raya, sekaligus memperlihatkan potensi murid SMK Kalimantan Tengah dalam mengembangkan gagasan kreatif dan penelitian yang mengangkat kekayaan lokal. (HERMAWAN DP/R)
Ikuti ISIF 2026, Marzhia Tesalonika Mengaku Dapat Pengalaman Baru
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raisya Sebut Medali Perak ISIF 2026 Jadi Pengalaman Berharga
Kajian Potensi Kembang Sepatu Bawa Tim Pelajar Kalteng Raih Silver Medal Event Internasional
BPJS Ketenagakerjaan-Pemprov Kalteng Perkuat Perlindungan Relawan Karhutla
Enam Murid SMAN 2 Palangka Raya Raih Medali Perak di Kompetisi Riset Internasional
Karhutla Kalteng Capai 19.502 Hektare, Ahmad Toyib Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
BPBPK Catat 16.387 Personel Gabungan Masih Tangani Karhutla Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







