BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Putu Sudarsana menilai, banyak kendaraan dinas yang dilelang di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kotawaringin Timur (Kotim) kondisinya sudah jelek.
"Jujur saja saya beritahukan kepada peserta lelang. Kendaraannya banyak yang jelek, apa lagi mobil hampir semua rusak," tutur Putu, Kamis (2/2/2017).
Putu mengatakan, lelang puluhan kendaraan dinas dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah mengurangi pengeluaran anggaran pemeliharaan kendaraan dinas. Lebih menguntungkan apabila aset tersebut dijual atau lelang, karena uangnya akan masuk ke kas daerah.
Jika tetap dipaksa dimanfaatkan, biaya operasionalnya akan jadi lebih tinggi daripada keperluan dinas.
Lanjut Putu, suka tidak suka lelang barang aset daerah harus diselenggarakan, sebab selain sudah lama dan kebanyakan kendaraan yang hendak dilelang di bawah tahun 2009.
"Untuk penyelenggaraan lelang itu berdsarkan Permendagri no. 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah," tegasnya. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-5)








