BORNEONEWS, Sampit - Pasca direlokasinya Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Kota Sampit ke Pasar Eks Mentaya Teater, membuat kawasan taman menjadi gelap. Karena sebelumnya penerangan berasal dari lampu-lampu sejumlah PKL yang berjualan di kawasan tersebut.

Menanggapi permasalahan itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kotawaringin Timur mulai memasang Penerang Jalan Umum (PJU) di sekeliling Taman Kota Sampit.

"Sebenarnya sudah dilakukan sejak Jumat lalu. Hanya saja karena jaringan lama, sudah sekitar 10 tahun, jadi pengerjaannya lama karena harus pelan-pelan. Tidak bisa juga setelah dikerjakan langsung nyala," ujar Kepala seksi Bidang prasarana, sarana dan fasilitas umum Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Kotim Rian Afriandi, Rabu (8/2/2017).

Rian mengatakan, pihaknya fokus pada tiang-tiang yang berada dipinggir pagar Taman Kota. Bahkan katanya itu semua sudah nyala sejak senin lalu. Rencananya sekelilingnya ini didekat adipura depan inhutani juga akan dipasangi lampu.

"Karena kita sebenarnya tidak ada anggaran untuk pembangunan baru PJU. Ini menggunakan anggaran pemeliharaan. Itu juga cuma Rp185 juta setahun. Tapi kalau cuma untuk perbaikan dan pemeliharaan PJU di taman ini, cukup saja," pungkasnya. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-5)