BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keberadaan hutan hujan di Kabupaten Lamandau merupakan potensi wisata yang besar. Namun, hingga saat ini masih sedikit operator lokal yang secara serius menggarap potensi wisata itu.
"Memang operator yang menggarap pasar wisata di Kabupaten Lamandau adalah pelaku wisata yang berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat. Biasanya, paket ke Lamandau ditawarkan saat wisatawan menggunakan jasa tour dan travel ke Taman Nasional tanjung Puting," jelas Herman Herry Roustaman salah seorang pelaku wisata di Kobar Kamis (23/2/2017).
Padahal, menurutnya, bila ada operator lokal Lamandau yang menggarap, wisata kabupaten pemekaran dari Kobar itu makin dikenal. "Contohnya hutan hujan yang berada di Kecamatan Delang, Desa Kudangan, Desa Lopus hingga ke perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar). Selain itu, ada lagi lokasi yang menarik bila dibuat menjadi objek wisata arung jeram yaitu sungai kawasan Bahu Burung, Desa Kemujan, Kecamatan Bulik Timur," jelasnya
Karena menurutnya bisa saja ada warga Lamandau, yang masih belum pernah mengunjungi lokasi tersebut. "Sebenarnya pangsa pasar wisata bukan hanya ke wisatawan mancanegara juga. Namun wisatawan lokal juga memiliki potensi pasar yang bagus," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-10)








