BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki musim pancaroba, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kobar, Dwi Ratna mengatakan saat ini cuaca tidak menentu. Antara hujan dan panas datang secara bergantian, sehingga genangan air akan tersisa. Menurutnya, kondisi seperti ini sering dijadikan sarang perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.

"Dari situlah tempat awal berkembangnya nyamuk aedes aegypti, kemudian menularkan penyakit DBD," terang Rat dalam Rapat Koordinasi Pennaggulangan DBD, di Aula Dinas Kesehatan Kobar, Jumat (24/2/2017).

Ratna meminta penanggulangan DBD dilakukan sejak dini dari lingkungan masing-masing. "Paling efektif untuk mencegah hingga memberantas penyebaran demam berdarah tersebut adalah dari lingkungan rumah sendiri," bebernya.

Pencegahan DBD, kata dia, dilakukan pada tempat-tempat yang memiliki potensi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. "Apabila ada segeralah merubah pola hidup kita dengan sering membersikannya," sebutnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mengurangi terjadinya DBD, dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui program 3M plus. "Plus-nya itu ditambah dengan menaburkan bubuk. Kami juga telah menyiapkan bubuk abate yang diperkirakan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat," tandasnya.(FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)