BORNEONEWS, Kuala Kurun - Saat ini harga beli karet dari petani di Kabupaten Gunung Mas mengalami kenaikan.
Kini harga karet sekitar Rp600 ribu sampai Rp700 ribu per kwintal. Harga ini masih belum mampu mensejahterakan petani.
"Karena itu kami berharap harge karet bisa naik di atas Rp10 per kilo gram atau di atas Rp1 juta satu kwintal," kata Rodi, petani karet di Kuala Kurun, Sabtu (14/4/2018).
Saat ini harga karet masih belum berimbang dengan harga kebutuhan pokok. Misalnya petani mampu menyadap karet 5 kilo gram dalam satu hari, maksimal yang dihasilkan hanya Rp35 ribu.
Sementara harga kebutuhan pokok terus melonjak naik. "Bila harga karet di atas Rp10 ribu maka penghasilan kami lumayan," cetusnya.
--page
Petani lainnya, Rani mengharapkan harga karet bisa mencapai Rp15 ribu per kilo, sehingga masyarakat bisa sejahtera. (EPRA SENTOSA/B-6)








