BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menerima prestasi di bidang kesehatan dengan mendapatkan penghargaan atas pelaksanaan pemusnahan atau eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F Moeloek.
“Kabupaten Seruyan berhasil menorehkan prestasi di bidang kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Malaria Se-dunia 2018 dan Peringatan Pekan Imunisasi Dunia tingkat nasional di Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduh, Kabupaten Pandeglang, Banten,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Seruyan Leonard S Ampung secara simbolis menerima sertifikat eliminasi malaria yang diserahkan Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita Farid Moeloek, Minggu (29/4/2018).
Kabupaten Seruyan merupakan satu-satunya dari Provinsi Kalimantan Tengah yang mendapatkan sertifikat tersebut dan masuk di antara 21 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil dalam penanganan masalah malaria dan berhak menerima sertifikat Eliminasi Malaria 2018.
--page
Keberhasilan Seruyan meraih sertifikat eliminasi malaria ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bebas malaria, dan ini tidak lepas dari peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk secara bersama-sama mencegah penularan malaria.
Penghargaan yang diraih Seruyan ini akan menjadi motivasi bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja keras dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat di ‘Bumi Gawi Hatantiring’.
“Yang terpenting lagi seluruh jajaran Dinas Kesehatan hingga puskesmas dan jejaringnya harus terus bekerja keras melaksanakan sosialisasi dan berperan aktif membantu masyarakat untuk sadar akan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga, memelihara lingkungan dan budaya hidup sehat,“ jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Seruyan Mahdiniansyah menambahkan, dalam usaha meraih sertifikat eliminasi malaria ini, pihaknya memulai dengan survei darah malaria. Kemudian, tatalaksana penanganan malaria yang benar sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan.
Setelah itu, upaya-upaya penyuluhan kepada seluruh masyarakat yang dilakukan secara rutin dan kontinue dan pembagian kelambu anti malaria yang dilakukan khususnya pada wilayah-wilayah yang terdapat kasus malaria.
--page
“Sertifikat ini diberikan karena Kabupaten Seruyan dalam tiga tahun terakhir tidak ada lagi kasus malaria dan ini dinilai langsung oleh tim dari Dinas Kesehatan Kalteng dan tim dari Kementerian Kesehatan,“ terangnya. (FREDDY MANSYUR HUDA/B-5)








