Sekda Pemprov Kalteng Jabarkan Realisasi APBD
BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah atau Sekda Pemprov Kalteng Fahrizal Fitri menjabarkan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD di kantor gubernur Kalteng, Kamis, 16…
Tag
BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah atau Sekda Pemprov Kalteng Fahrizal Fitri menjabarkan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD di kantor gubernur Kalteng, Kamis, 16…
Penyelesaian bangunan GOR masih membutuhkan dana sekitar Rp 17 miliar sampai Rp 18 miliar dan tahun ini cuma dialokasikan Rp 2,3 miliar
Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan agar segera mempercepat di sistem pelelangan supaya proyek infrastruktur bisa segera dikerjakan
Dalam rapat paripurna yang digelar pukul 19.30 WIB ini Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah menyampaikan hasil perbaikan tim Banggar dengan pemerintah kota
DPRD Seruyan sudah menuntaskan kerjanya untuk mengesahkan APBD Kabupaten Seruyan Tahun 2020. Untuk itu diminta seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah atau SOPD agar bekerja cepat.
Pada APBD tahun anggaran 2020, Pemkab Seruyan masih fokus dalam usaha peningkatan infrastruktur untuk penanganan jalan dan jembatan penghubung antar kecamatan dan kecamatan dengan ibukota kabupaten.
Dalam pidatonya bupati menyampaikan Raperda APBD Seruyan 2020 merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan pemerintah daerah
Harus pembangunan butuh support dari APBN, APBD provinsi, maupun PBS yang berinvestasi di daerah
Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dianggap lebih mengenyangkan birokrasi ketimbang untuk pembangunan.
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 yang telah disetujui. Terkait itu, Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengharapkan organisasi perangkat daerah (OPD) pada awal tahun sudah melalukan langkah-langkah strategis.
Kalangan DPRD Kotawaringin Timur dibuat gaduh soal proyek Multiyears Pasar Expo di Jalan Tjilik Riwut Sampit.
Rapat kompilasi atau finalisasi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kotawaringin Timur tahun 2020, Selasa, 26 November 2019, berjalan singkat dan mulus.
Fraksi Nurani Bintang Demokrat menyampaikan sejumlah saran melalui pemandangan akhir terhadap Raperda APBD Kabupaten Kapuas tahun 2020, Senin, 25 November 2019.
Sekda Kotim, Halikinnor mengatakan, pembayaran program proyek tahun jamak (atau multiyears) tidak bisa ditunda dan ditawar. Karena sudah ada perjanjian yang disepakati bersama, yakni pembayaran terakhir dilaksanakan tahun 2020 mendatang.
Anggota DPRD Kapuas, Darwandie mengharapkan pemkab memerhatikan siklus waktu atau tahapan dalam proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam RAPBD Kotawaringin Timur tahun 2020 mendatang, bisa dipastikan pembangunan untuk daerah pelosok kembali minim.
Pembahasan APBD memakan waktu lama karena dari beberapa kali pembahasan dengan mitra kerja berjalan cukup alot
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Katingan tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 1, 319 triliun. Hal ditandai pada persetujuan bersama terhadap RAPBD Katingan 2020 menjadi APBD melalui rapat paripurna di DPRD, Jumat, 22 November 2019.
Ke 7 fraksi pendukung dewan itu, yakni Fraksi Golkar, PDI Perjuangan, NasDem, PPP, Gerindra, fraksi Nurani Bintang Demokrat dan Fraksi Keadilan Amanat Bangsa
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kapuas Ardiansah didampingi Wakil Ketua I Yohanes dan Wakil Ketua II Evan Rahman Sahputra