BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten II Sekda Kota Palangka Raya Bidang Ekonomi dan Kesra, Ikhwansyah mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber daya alam, terutama air yang menjadi elemen penting bagi kehidupan manusia.
"Yang perlu kita sikapi dari setiap tahun kegiatan ini adalah seberapa besar peran kita di dalam menjaga sumber daya alam kita yang dikaitkan dengan sumber air. Air merupakan faktor utama dalam proses hidup manusia, bahkan 60 persen-70 persen dari tubuh kita adalah air, ini menunjukkan peran penting air dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya," kata Ikhwansyah, Senin (1/10/2018).
Hal ini diungkapkannya saat membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia, Hari Perumahan Nasional dan Gerakan Indonesia Bersih 2018 serta Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) di SMPN 14 Palangka Raya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Wilayah Sungai Kalimantan II.
"Melalui Kegiatan ini saya mengajak semua yang hadir di sini untuk turut serta menjaga kelestarian alam demi terjaga dan terpeliharanya sumber air di bumi mulai dari diri kita dengan hal yang paling sederhana yaitu tidak membuang sampah secara sembarangan dan mengurangi pemakaian plastik dalam kehidupan kita," imbaunya.
Saat ini dapat melihat menurut Ikhwansyah, banyak kota besar di dunia yang terancam kekurangan bahkan kehabisan persedian air bersih, dan tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi di tempat kita.
"Saya mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan II dengan mengadakan kegiatan seperti ini. Memang terlihat sederhana namun apabila kita terapkan di dalam kehidupan kita sehari-hari hal ini akan memberikan dampak yang sangat positif di dalam upaya menjaga kelestarian alam. Semoga kegiatan serupa dapat diikuti oleh instansi pemerintah, swasta, kelompok masyarakat dan yang lainnya, artinya di dalam menjaga saluran drainase tidak semata-mata mengharapkan peran dari pemerintah, mengingat terbatasnya sumber kemampuan pemerintah," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)








