JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengajak masyarakat memanfaatkan layanan bus oksigen gratis yang disediakan pemerintah kota untuk membantu warga menjaga kesehatan pernapasan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dari hasil peninjauan tadi, masih ada permintaan dari masyarakat. Oleh karena itu, kami berinisiatif menambah armada. Namun, kami akan melihat terlebih dahulu animo dan respons masyarakat terhadap layanan ini,” kata Fairid di Palangka Raya, Rabu.

Fairid mengatakan, Pemerintah Kota Palangka Raya saat ini mengoperasikan dua unit bus oksigen gratis. Pemerintah berencana menambah dua unit armada sehingga total menjadi empat bus guna memperluas jangkauan pelayanan, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan respons masyarakat.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memantau langsung operasional bus oksigen keliling di sejumlah titik pelayanan, yakni Jalan G Obos, Pasar Datah Manua di Jalan Yos Sudarso, serta Gereja GKE Kaharap di Jalan Garuda, Palangka Raya.

Menurut Fairid, layanan bergerak tersebut melengkapi fasilitas rumah oksigen yang telah disiagakan pemerintah kota. Dengan sistem pelayanan keliling, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses bantuan oksigen tanpa harus mendatangi satu lokasi tertentu.

Ia memastikan ketersediaan oksigen di Palangka Raya masih mencukupi. Pemkot juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, termasuk menyiapkan obat-obatan dan vitamin.

Dukungan sejumlah instansi, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, turut membantu memperkuat ketersediaan kebutuhan tersebut.

Fairid menegaskan layanan bus oksigen gratis dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Warga cukup mendatangi lokasi pelayanan sesuai jadwal yang diumumkan Dinas Kesehatan atau Pemerintah Kota Palangka Raya.

Sementara itu, rencana penambahan dua unit bus masih menunggu kesiapan teknis dari Dinas Kesehatan agar perluasan layanan dapat berjalan optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Fairid berharap layanan tersebut dapat membantu warga memperoleh akses oksigen selama penanganan karhutla dan kabut asap berlangsung. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang tersedia serta mengikuti informasi jadwal pelayanan resmi dari pemerintah kota.

ANTARA