PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Penangkaran Rusa yang berlokasi di Kilometer 48, Kelurahan Kanarakan.

Kunjungan ini dilakukan guna memantau langsung progres persiapan lahan yang akan dikembangkan sebagai pusat penangkaran dan pelestarian satwa di kota ini.

Luas kawasan penangkaran yang disiapkan ini mencapai sekitar 3 hektare dan diharapkan dapat menjadi ruang yang memadai untuk pengembangbiakan rusa sekaligus tempat edukasi bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Sugiyanto meninjau langsung pelaksanaan pembersihan lahan atau land clearing yang sedang berlangsung.

Kegiatan ini merupakan tahap awal yang sangat penting dalam rangka penyiapan kawasan agar dapat berfungsi optimal sesuai dengan peruntukannya.

"Kita ingin memastikan setiap tahap persiapan lahan berjalan dengan baik dan terencana," ujar Sugiyanto, Kamis, 22 Oktober 2026.

Ia menegaskan bahwa penyiapan lahan dilakukan secara cermat untuk menjamin kondisi kawasan sesuai dengan kebutuhan pengembangan penangkaran rusa.

Hal ini mencakup penataan batas wilayah, pengaturan akses, serta penyediaan ruang yang layak bagi satwa yang akan ditangkar di kawasan tersebut.

"Penyiapan lahan bertujuan memastikan kondisi kawasan sesuai dengan kebutuhan pengembangan dan peruntukannya. Kawasan ini tidak sekadar tempat penangkaran, tetapi juga ruang pelestarian satwa yang terjaga keasriannya," jelas Sugiyanto.

Proses penyiapan lahan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga pengembangan kawasan penangkaran rusa dapat segera direalisasikan.

Kehadiran kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengembangbiakan rusa, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat luas.

Selain fungsi pelestarian, kawasan penangkaran rusa juga diproyeksikan dapat menjadi daya tarik wisata pendidikan bagi warga Kota Palangka Raya dan wisatawan yang berkunjung.

Sugiyanto berharap, keberadaan kawasan ini dapat memberikan manfaat ganda, baik bagi pelestarian satwa maupun peningkatan potensi wisata daerah.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyiapan lahan dapat berjalan dengan baik sehingga mendukung pengembangan kawasan penangkaran rusa, pelestarian satwa, serta pengembangan potensi edukasi dan daya tarik daerah," pungkas Sugiyanto. (PATHUR/Y)