PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melalui Bidang Hubungan Masyarakat mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi dan tidak tergiur praktik judi online.

Melalui kampanye bertajuk “Jauhi Judi Online”, pihak kepolisian mengingatkan kembali bahwa aktivitas tersebut sama sekali tidak memberikan keuntungan, melainkan hanya membawa kerugian materi, sosial, hingga kehancuran masa depan pelakunya.

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat, menjelaskan bahwa kampanye ini digelar sebagai bentuk edukasi dan pencegahan dini, mengingat maraknya penawaran akses judi online yang beredar luas lewat gawai pintar.

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada satu pun sejarah atau fakta nyata seseorang menjadi kaya raya atau sukses secara ekonomi hanya dengan cara berjudi, baik secara konvensional maupun lewat dunia maya.

“Tidak ada sejarahnya orang menjadi kaya karena berjudi. Satu-satunya pihak yang pasti mendapatkan keuntungan dan menjadi kaya hanyalah pihak bandar atau pengelolanya saja. Bagi pemain, yang ada hanyalah risiko kerugian yang besar, kekecewaan, dan penyesalan mendalam yang tidak ada habisnya,” tegas Kombes Budi Rachmat, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurutnya, dampak buruk judi online sangat nyata dan terasa dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari hilangnya harta benda secara tiba-tiba, utang yang menumpuk tak terbayar, hingga kehancuran hubungan keluarga yang berantakan.

Lebih jauh, kebiasaan buruk ini juga berpotensi merusak masa depan pelaku karena terbiasa mencari uang dengan cara instan, meninggalkan usaha nyata, dan terjerat dalam masalah hukum.

Pihaknya mengingatkan bahwa segala tawaran kemenangan besar atau janji keuntungan berlipat ganda yang disebarkan pengelola judi online hanyalah jebakan semata.

Tampilan kemenangan di layar hanyalah taktik untuk memancing orang terus bermain dan menghabiskan uangnya. Akibat yang paling sering terjadi adalah saldo habis total, terjebak lingkaran utang, hingga hilangnya kepercayaan dari lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, Polda Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menghindari praktik ini demi keselamatan diri dan keutuhan keluarga.

“Mari bersama-sama kita hindari praktik judi online. Lindungi diri dan keluarga, jaga masa depan dengan prestasi dan kerja keras, serta wujudkan Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. (PATHUR/H)