JAKARTA –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor mengajak masyarakat menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), karena partisipasi aktif ini menjadi kesempatan untuk berperan serta menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Karena itu hasil SE2026 ini menjadi landasan pemerintah dapat menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Halikinnor di Sampit, Selasa.

Halikinnor menjelaskan SE2026 merupakan mandat negara sekaligus agenda strategis yang akan menjadi dasar dalam memetakan kondisi dan struktur ekonomi daerah secara menyeluruh.

Data yang dihimpun melalui sensus memiliki peran sangat penting untuk menggambarkan perkembangan ekonomi masyarakat secara nyata. 

“Melalui informasi yang akurat, pemerintah dapat mengetahui kondisi berbagai sektor usaha yang berkembang di daerah dan menjadikannya sebagai landasan dalam merumuskan program pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai Kotim memiliki potensi ekonomi yang besar dan terus berkembang, mulai dari sektor perkebunan, perdagangan, jasa hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Namun potensi tersebut tidak dapat dikelola secara maksimal tanpa dukungan data yang lengkap, akurat dan terpercaya.

Oleh sebab itu, SE2026 menjadi instrumen penting menghadirkan potret ekonomi terkini yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.

Kepala BPS Kotim Eddy Surahman menyampaikan jumlah petugas untuk pelaksanaan SE2026 di kabupaten setempat mencapai 352 orang yang tersebar di seluruh kecamatan. Jumlah petugas pada masing-masing wilayah disesuaikan beban dan cakupan pendataan yang ada.

“Petugas ini kami siapkan dan latih supaya menguasai konsep dan definisi serta memahami tata cara melakukan pendataan yang baik di lapangan,” imbuhnya.

Pendataan lapangan rumah ke rumah dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 30 Agustus 2026. Namun, untuk perusahaan-perusahaan berskala besar, proses pendataan sebenarnya telah dimulai sejak 1 Mei, bertahap secara online atau daring.

ANTARA