KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Harsandi memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Seruyan yang meluncurkan penggunaan satu set alat berat di Workshop UPTD Alat Berat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kecamatan Seruyan Hulu, Desa Tumbang Manjul.

Menurut Harsandi, program tersebut merupakan kebijakan strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam mendukung penanganan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di wilayah hulu Kabupaten Seruyan.

"Kita sangat mengapresiasi karena memang ini salah satu program yang sangat baik dalam rangka penanganan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah hulu," ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.

Ia menilai langkah Pemkab Seruyan menghadirkan alat berat tersebut patut diapresiasi mengingat kondisi keuangan daerah saat ini tengah menghadapi dampak efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Harsandi menjelaskan, berdasarkan perhitungan pada tahun anggaran 2026, Kabupaten Seruyan mengalami pemangkasan anggaran sekitar Rp193 miliar. Kondisi tersebut tentunya berpotensi menghambat berbagai program pembangunan daerah, termasuk sektor infrastruktur.

Meski demikian, Pemkab Seruyan bersama DPRD tetap berkomitmen mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

"Kebijakan Pemda dan diamini DPRD adalah dengan melakukan pengadaan satu set alat berat yang kemarin sudah di-launching di Desa Panyumpa, dan ini sangat dibutuhkan di daerah atas," katanya.

Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi bukti keseriusan Pemkab Seruyan dalam meningkatkan konektivitas dan akses transportasi masyarakat di kawasan pedalaman yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan infrastruktur.

"Satu set alat berat yang ditempatkan di Seruyan Hulu, InsyaAllah ini akan menjawab tantangan dan berupaya meningkatkan infrastruktur secara bertahap," tegasnya.

Harsandi berharap, optimalisasi penggunaan alat berat tersebut dapat mempercepat penanganan ruas jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan akses yang semakin baik, diharapkan mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi di wilayah hulu Kabupaten Seruyan dapat terus meningkat. (FAHRUL/R)