SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kader Partai Golkar Kotawaringin Timur (Kotim), Siyono, mengaku percaya diri maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kotim setelah mengantongi dukungan 12 dari 17 Pengurus Kecamatan (PK) atau sekitar 80 persen. Ia mengaku persyaratan administrasi untuk maju juga telah terpenuhi.

"Alhamdulillah, sampai sekarang belum ada perubahan, semua masih mendukung saya. Syarat administrasi, alhamdulillah sudah cukup. Dukungan dari PK, 12 PK. Sudah 80 persen dari 17 PK kita 12 PK," kata Siyono, Rabu, 21 Oktober 2026.

Hal itu ia sampaikan saat syukuran HUT ke-62 Partai Golkar yang dihadiri 12 PK serta sejumlah pengurus Golkar tingkat kabupaten.

Siyono mengatakan, sebagai kader, dirinya siap mendaftarkan diri apabila panitia Musda telah dibentuk. Ia menegaskan akan menunggu mekanisme resmi karena pelaksanaan Musda menjadi kewenangan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kotim.

"Kalau saya secara pribadi, karena saya masih kader, yang penting nanti ada panitia Musda-nya, tetap saja kita mau daftar. Tapi kalau nggak ada panitianya kita tetap diam dulu, karena yang berhak melaksanakan adalah Plt. Kabupaten," ujarnya.

Ia menegaskan akan mengikuti mekanisme partai. Apabila Musda tidak dilaksanakan artinya ada kebijakan dari pimpinan, sehingga pihaknya akan berdiskusi dengan tokoh yang ada di Golkar.

Hingga saat ini belum ada kandidat resmi karena pendaftaran belum dibuka. Ia juga menyebut dirinya dan kandidat lain pernah dipertemukan oleh Ketua DPD I, tetapi pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan.

"Dua-duanya pasti siap, karena saya pernah ditemukan dengan Ketua DPD I, antara saya dengan kandidat lainnya sudah ditemukan cuma buntu. Dan buntu itu harus dilaksanakan sesuai dengan aturan," katanya.

Jika terpilih memimpin Golkar Kotim, ia menargetkan partai berlambang pohon beringin itu mampu meningkatkan perolehan suara dan kursi di DPRD, menjadi partai yang memimpin di tingkat kabupaten, hingga berpeluang mengusung kader sebagai Bupati Kotim.

"Mudah-mudahan Tuhan merestui saya terpilih, targetnya Golkar harus menambah kursi di Kotim, menambah suara, menjadi pimpinan di Kabupaten Kotim, dan menjadi Bupati di Kotim. Targetnya harus begitu," ucapnya.

Meski memiliki ambisi untuk memajukan partai, Siyono menegaskan hasil akhir tetap bergantung pada kehendak Tuhan dan keputusan partai. Ia berharap Golkar semakin besar dan mampu mewujudkan cita-cita sesuai arahan Ketua Umum Golkar.

"Soal nanti ke depan seperti apa, semua kehendak Allah. Yang penting kita berusaha, Golkar besar, Golkar jadi pimpinan, sehingga ke depan semuanya akan terwujud cita-cita sesuai dengan petunjuk dari Ketum," bebernya. 

Dalam momentum HUT ke-62 Golkar, ia juga mengajak seluruh kader dan pengurus di Kotim menjaga soliditas, siapa pun pemimpinnya.

"Harapan saya selaku kader dalam rangka HUT Golkar ini sesuai dengan arahan pusat, Golkar Solid, Indonesia Maju. Jadi, mudah-mudahan di Kotim kader, pengurus, semua bisa solid. Siapapun pemimpinnya harus solid," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)