BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya memperpanjang layanan Mobil Rumah Oksigen Gratis hingga Sabtu, 31 Oktober 2026, untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Dua unit bus akan berkeliling ke sejumlah titik di Kota Palangka Raya setiap hari dengan dua sesi layanan, yakni pukul 08.00–12.00 WIB dan 12.00–16.00 WIB.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan mengatakan layanan bergerak tersebut ditujukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses oksigen tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan tetap.
“Kehadiran dua bus mobil rumah oksigen ini bertujuan agar warga di seluruh kecamatan di Kota Palangka Raya dapat terjangkau layanannya,” kata Riduan, Jumat, 23 Oktober 2026.
Berikut jadwal layanan Mobil Rumah Oksigen Gratis hingga akhir Oktober:
Jumat, 23 Oktober 2026
Bus 3: Taman Garuda pukul 08.00–12.00 WIB, kemudian Jalan Tingang pukul 12.00–16.00 WIB.
Bus 4: Pasar PU pukul 08.00–12.00 WIB, kemudian SPBU S. Parman pukul 12.00–16.00 WIB.
Sabtu, 24 Oktober 2026
Bus 3: Basir Jahan pagi, kemudian Pelabuhan Kereng siang.
Bus 4: Perumahan Casadova pagi, kemudian kawasan Bandara siang.
Senin, 26 Oktober 2026
Bus 3: Duta Mall pagi, kemudian Jalan Adonis Samad siang.
Bus 4: Jalan Merdeka Pal 8 pagi, kemudian Taman Anggrek/GOR Indoor siang.
Selasa, 27 Oktober 2026
Bus 3: Jalan G. Obos pagi, kemudian Jalan T. Tilung siang.
Bus 4: Jalan Kali Bata pagi, kemudian Jalan RTA Milono siang.
Rabu, 28 Oktober 2026
Bus 3: Jalan Badak pagi, kemudian Jalan Banteng siang.
Bus 4: Jalan Tjilik Riwut pagi, kemudian Terminal Pal 8 siang.
Kamis, 29 Oktober 2026
Bus 3: Taman Garuda pagi, kemudian Jalan Tingang siang.
Bus 4: Kantor Kecamatan Jekan Raya pagi, kemudian Jalan DA Tawa siang.
Jumat, 30 Oktober 2026
Bus 3: Perumahan Casadova pagi, kemudian kawasan Bandara siang.
Bus 4: Petuk Katimpun pagi, kemudian Jalan Merdeka Pal 8 siang.
Sabtu, 31 Oktober 2026
Bus 3: Taman Anggrek/GOR Indoor pagi, kemudian Taman Garuda siang.
Bus 4: Jalan Rajawali pagi, kemudian Jalan Tingang siang.
Layanan tersebut tidak dipungut biaya.
Dinas Kesehatan meminta kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta penderita asma dan gangguan pernapasan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut apabila membutuhkan pertolongan.
Petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat selama layanan berlangsung.
Riduan mengingatkan warga tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.
“Kami mohon dukungan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan memperbanyak minum air putih,” ujarnya. (PATHUR/j)









