SERUYAN –

BORNEONEWS,  Kuala Pembuang – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Jumat, 23 Oktober 2026, untuk bertukar informasi mengenai strategi pengembangan usaha perikanan, khususnya dalam meningkatkan akses permodalan, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha.

Kedatangan rombongan DPRD Kotim disambut Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, Rensi Sinta Narulita Siregar, bersama jajaran.

Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan membahas langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan sektor perikanan sebagai salah satu penopang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Rensi Sinta Narulita Siregar mengatakan, kunjungan kerja tersebut memiliki nilai strategis karena membuka ruang pertukaran informasi, pengalaman, serta gagasan yang dapat mendukung kemajuan sektor perikanan di kedua daerah.

Menurutnya, kerja sama dan sinergi antarpemerintah daerah diperlukan untuk mengoptimalkan potensi perikanan sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Dinas Perikanan Seruyan memaparkan kondisi terkini sektor perikanan, potensi yang dimiliki daerah, serta berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan untuk meningkatkan akses permodalan, memperluas pemasaran hasil perikanan, dan mendorong penerapan teknologi bagi pelaku usaha.

Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan usaha perikanan agar semakin produktif, memiliki daya saing, serta mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan membangun jejaring kerja sama yang lebih erat antara Kabupaten Kotim dan Kabupaten Seruyan.

Melalui pertukaran informasi ini, kedua daerah diharapkan dapat saling mempelajari strategi dan pengalaman dalam mengembangkan sektor perikanan sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat sinergi antardaerah, terutama dalam membuka peluang permodalan, meningkatkan pemasaran produk perikanan, dan memanfaatkan teknologi guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (FAHRUL/H)